Informasi Wilayah
Desa Adat Kedisan berada di Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli. Kedisan memiliki peran dalam edukasi geosite dan akses kawasan Danau Batur.
Identitas dan Potensi
Desa Adat Kedisan berada di Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli. Master LoveBali 2026 menggunakan data DPMA Provinsi Bali sebagai acuan utama identitas desa adat. Data DPMA 2025 mencatat Kabupaten Bangli memiliki 168 Desa Adat: Kecamatan Bangli 23, Susut 47, Tembuku 37, dan Kintamani 61.
Kecamatan Kintamani merupakan kawasan pegunungan yang menjadi inti Batur UNESCO Global Geopark. UNESCO mencatat kombinasi kaldera ganda, Gunung Batur aktif, Danau Batur, sumber air panas, pertanian dan budaya Bali sebagai kekuatan utama kawasan. Ekonomi masyarakat bertumpu pada pertanian dan pariwisata, dengan produk seperti jeruk Kintamani, kopi, kerajinan kayu dan bambu. Desa Adat memiliki posisi penting dalam menjaga pura, ruang sakral, danau, hutan, lahan pertanian, budaya Bali Aga serta mitigasi bencana.
Desa Adat Kedisan berada di tepian kawasan Kaldera dan Danau Batur. Dinas Pariwisata Bangli pernah menjadikan Kantor Desa Kedisan sebagai lokasi sosialisasi geosite Geopark Batur kepada kelompok kerja lokal.
Posisi Kedisan sebagai jalur menuju desa-desa tepi Danau Batur memberi peluang pada geowisata, transportasi lokal, pertanian, kuliner, edukasi kebumian dan mitigasi bencana. Status tiap usaha dan objek tetap perlu dibedakan antara Desa Adat, Desa Dinas dan pelaku swasta.
Potensi yang Telah Dicatat
Kedisan pernah menjadi lokasi sosialisasi geosite Geopark Batur kepada masyarakat.
Kedisan merupakan salah satu pintu akses kawasan danau dan desa sekitarnya.