Desa Adat

Desa Adat Pejukutan

Nusa Penida · Klungkung · Bali

Status dataSedang DilengkapiDiperbarui 04/10/2026
Bagikan profil
Sekilas

Informasi Wilayah

Desa Adat Pejukutan berada di Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung. Pejukutan berada di kawasan Atuh–Diamond Beach dan menaungi beberapa desa adat yang harus dibedakan datanya.

Profil

Identitas dan Potensi

Desa Adat Pejukutan berada di Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung. Master LoveBali 2026 menggunakan pembaruan jumlah 125 Desa Adat sebagai acuan kabupaten. Basis lama LoveBali memuat 122 Desa Adat: Banjarangkan 31, Klungkung 23, Dawan 20 dan Nusa Penida 48. Tiga Desa Adat Nusa Penida yang kemudian direkonsiliasi adalah Cemlagi, Tukad Saang dan Minggir, sehingga master saat ini menjadi Banjarangkan 31, Klungkung 23, Dawan 20 dan Nusa Penida 51.

Kecamatan Nusa Penida merupakan wilayah kepulauan yang terdiri atas Nusa Penida, Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan. Kawasan ini memiliki pariwisata alam dan bahari yang sangat kuat, sekaligus menjadi tujuan spiritual dengan Pura Dalem Ped, Pura Segara Penida, Pura Puncak Mundi dan sejumlah kawasan suci lain. Masyarakat juga hidup dari jasa pariwisata, perikanan, rumput laut, pertanian lahan kering, tenun dan usaha lokal. Penguatan Desa Adat perlu berjalan bersama konservasi, tata ruang, air bersih, sampah dan keselamatan.

Desa Adat Pejukutan berada dalam wilayah Desa Pejukutan yang memiliki destinasi Atuh, Diamond Beach dan Rumah Pohon menurut profil resmi Kecamatan Nusa Penida. Pada 2026 Dinas Kebudayaan juga menetapkan Baris Pati dari Dusun Ampel, Desa Pejukutan, sebagai salah satu materi kajian/pengusulan WBTb.

LoveBali membedakan Desa Adat Pejukutan dari Desa Dinas dan dari Desa Adat lain yang berada di wilayah Desa Pejukutan, termasuk Cemlagi, Tukad Saang, Karang, Pelilit dan Ampel.

Potensi Unggulan

Potensi yang Telah Dicatat

Banyak Desa Adat dalam Desa PejukutanData & Wilayah

Wilayah administratif menaungi beberapa desa adat.

Atuh, Diamond Beach dan Rumah PohonPariwisata Alam

Profil kecamatan menempatkan daya tarik tersebut di Desa Pejukutan.

Baris Pati wilayah PejukutanWarisan Budaya

Masuk kajian WBTb Klungkung 2026.