Informasi Wilayah
Desa Adat Dukuh Buahan berada di Kecamatan Tabanan, Kabupaten Tabanan. Profil tahap awal 2026 menempatkannya dalam wilayah pusat Kota Singasana dan penyangga kota dengan pasar, permukiman, desa wisata, kerajinan, Pantai Yeh Gangga, banjar dan desa adat perkotaan.
Identitas dan Potensi
Desa Adat Dukuh Buahan berada di Kecamatan Tabanan, Kabupaten Tabanan. DPMA Provinsi Bali 2025 dan dokumen perencanaan Kabupaten Tabanan mencatat total 349 Desa Adat. Pembagian master LoveBali adalah Selemadeg 36, Kerambitan 29, Tabanan 13, Kediri 23, Marga 28, Baturiti 54, Penebel 72, Pupuan 25, Selemadeg Barat 37 dan Selemadeg Timur 32.
Kecamatan Tabanan mencakup pusat kota Singasana serta desa-desa penyangga yang berkembang melalui permukiman, perdagangan, jasa, kerajinan dan pertanian. Pantai Yeh Gangga menjadi salah satu ruang pesisir penting, sementara desa wisata dan sentra IKM berkembang di kawasan sekitar kota. Profil Desa Adat diarahkan pada sejarah kota, pura, banjar, lingkungan, UMKM, pariwisata dan kohesi sosial.
Literatur digital spesifik Desa Adat Dukuh Buahan pada tahap ini belum selengkap desa-desa yang memiliki dokumentasi publik lebih kuat. LoveBali tidak mengarang sejarah, nama pura, tradisi atau klaim aset. Pengayaan selanjutnya diprioritaskan dari DPMA/MDA, Dinas Kebudayaan, RTRW/RPPLH, website desa/kecamatan, data pariwisata, BPS, jurnal, arsip dan verifikasi prajuru.
Untuk pendidikan publik, profil Desa Adat Dukuh Buahan akan dikembangkan melalui Parahyangan, Pawongan dan Palemahan: pura/tempat suci publik, banjar, sekaa/yowana, subak, pertanian/perkebunan/perikanan, lingkungan, LPD/BUPDA/UMKM, seni, kerajinan, kuliner, sejarah serta potensi wisata yang pengelolanya jelas.
Potensi yang Telah Dicatat
Pengumpulan sejarah, Kahyangan, banjar, subak, foto lama dan dokumentasi kegiatan Desa Adat Dukuh Buahan.
Kecamatan Tabanan memadukan pusat kota, desa wisata, kerajinan dan pesisir Yeh Gangga.